Belum Lakukan Fungsi Dasar Investasi, Tujuh MI Terancam Dicabut Izin

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) memberi waktu satu bulan kepada tujuh manajer investasi (MI) yang belum juga melaksanakan fungsi dasar dalam pengelolaan investasi. Bapepam telah memberi surat peringatan dan jika tidak terpenuhi, maka tujuh MI terancam dicabut izinnya.

Demikian disampaikan Kepala Biro Pengelolaan Investasi Bapepam-LK, Djoko Hendratto di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/10/2011).

“Dari hasil pemeriksaan, ada bbrp MI yang dikategorikan tidak memiliki komitmen dan keinginan memenuhi fungsi utama dan pendukung. Atas kondisi itu, rapim (rapat pimpinan) mengusulkan beberapa MI dicabut. Untuk hal itu bs diizinkan kalau sudah tidak mmiliki komitmen dalam melanjutkan bisnisnya,” jelas Djoko.

Namun, usulan pencabutan tidak segera dilakukan. Dalam rapim yang terselenggara kemarin, pimpinan menghendaki perpanjangan waktu satu bulan. Diharapkan dalam tempo 30 hari, ketujuh MI dapat memenuhi permintaan Bapepam-LK seperti yang dicantumkan dalam peraturan V.D.11.

“Atas laporan kami tadi, pimpinan kami ingin memberikan waktu satu bulan untuk memberikan kesempatan mereka,” tuturnya.

Pemeriksaan kepatuhan fungsi MI, lanjut Djoko, telah dilakukan sejak 2007. Proses evaluasi terus diperpanjang hingga 2010 dan 2011 ini. “Jadi kami sudah memberikan waktu, kesempatan bagi mereka. Dalam waktu tersebut, kami melakukan monitoring,” ucapnya.

Sejatinya masih terdapat MI lain yang belum 100% menjalankan fungsi-fungsi tambahan. Namun, atas kelalain ini Bapepam-LK hanya memberi sanksi berupa pembatasan pengeluaran produk baru. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko kerugian kepada investor.

“Ada empat kondisi yang kami laporkan dalam rapim. Kondisi pertama, belum memenuhi fungsi pendukung. Maka Bapepam-LK keluarkan surat peringatan dan memberi waktu satu bulan untuk memperbaiki. Kondisi dua, hampir sama karena MI baru melakukan fungsi investasi dan kepatuhan. Atas kondisi kedua ini, rapim memutuskan untuk memberikan suspen atau dihentikan sementara subscription (penambahan investasi), tapi tidak redemption (pencairan). Kondisi tiga, kami memberi waktu dua bulan,” tegasnya.

Sumber: detikfinance

Advertisements

About Rezki Handoyo

Informasi Berita Hiburan
This entry was posted in Nasional and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s